Mimbar.News, Soppeng - Sebanyak 5 orang pemuda yang berasal dari Kabupaten Soppeng berhasil lolos ke tahap regional Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) 2021. Adapun kelima pemuda ini yang tergabung dalam Tim Cakkelle adalah Nurul Husna, Jumriana, Irfandi Amiruddin, Muh.Irfan Nur, dan Nurhidayah.
Kegiatan kemah budaya ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Pendidikan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. yang bertujuan untuk mencari inisiatif kaum muda agar kebudayaan yang ada di Indonesia siap dalam menghadapi tantangan masa depan melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dan atau Revolusi Industri 4.0.
Ada dua kategori yang diperlombakan yaitu kategori aplikasi dan purwarupa. Pada KBKM tahun ini tim cakkelle mengikuti kategori aplikasi, ide mereka yaitu mewujudkan pertanian yang modern dengan satu sistem kendali menggunakan android.
“KBKM tahun ini sangat berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, karena kita harus mencari permasalahan yang ada di desa yang dikaitkan dengan kebudayaan untuk dipecahkan melalui pendekatan STEAM. Tim kami memilih untuk fokus ke sektor pertanian, karena budaya-budaya yang ada berasal dari pertanian, dan setelah melihat permasalahan yang dialami oleh beberapa petani salah satunya adalah kesulitan untuk memonitoring keadaan sawahnya dari berbagai macam gangguan seperti hama, tikus dll, perubahan cuaca yang tidak menentu sehingga mempengaruhi budidaya tani, maka dari itu kami terinspirasi untuk membuat sebuah aplikasi smart farming berbasis IoT (Internet of Things) yang bisa memudahkan petani untuk mengontrol sawahnya secara real time,” kata Jumriana salah satu anggota Tim Cakkelle.
“Semoga aplikasi yang ingin kami buat ini bisa bermanfaat untuk petani khususnya yang ada di Soppeng dan semoga nantinya bisa terwujud sebuah pertanian yang modern dengan tetap menerapkan nilai-nilai budaya yang ada,” pungkasnya.(M.A)


