![]() |
MimbarNews.Id_ Wajo, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Puangrimaggalatung melaksanakan pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi paving blok bagi masyarakat Desa Leppangeng, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, pada 12/3/2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah plastik di lingkungan desa.
Pelatihan itu dilaksanakan dalam bentuk pemaparan materi dan demonstrasi langsung pembuatan paving blok dari sampah plastik. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan cara memanfaatkan limbah plastik yang selama ini menjadi permasalahan lingkungan agar dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Muhammad Saenong selaku Kepala Desa Leppangeng, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan kegiatan pelatihan bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat terkait pemanfaatan sampah plastik. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, keterampilan ini juga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kordinator Desa (Kordes) mahasiswa KKN Universitas Puangrimaggalatung, Chalvin Saprilio Tandidatu, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengelolaan sampah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa sampah plastik tidak selalu menjadi masalah, tetapi juga bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat seperti paving blok,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktikum pembuatan paving blok, mulai dari proses pengumpulan dan pengolahan plastik hingga proses pencetakan.
![]() |
| Doc; Proses Pembuatan Paving Blok dari Sampah |
Dosen pendamping KKN Universitas Puangrimaggalatung, Yusran, S.Tr.T.,MP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan desa.
“Kami berharap ilmu yang dibagikan melalui kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan, sehingga mampu membantu mengurangi permasalahan sampah plastik sekaligus memberikan nilai tambah bagi desa,” tuturnya.
![]() |
| Doc; Sambutan DPL |
Melalui kegiatan pelatihan ini, mahasiswa KKN Universitas Puangrimaggalatung berharap masyarakat Desa Leppangeng dapat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah plastik serta memanfaatkannya menjadi produk yang berguna bagi kebutuhan masyarakat.


