MimbarNews.id, WAJO — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Puangrimaggalatung melaksanakan kegiatan pemberdayaan dan pelatihan inovasi teknologi pengolahan ikan di Tanjongnge, Desa Assorajang, Kecamatan Tempe, Jumat, 03 Juli 2026.
Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pengolahan ikan menjadi ikan kering berbagai rasa serta pemanfaatan tulang ikan menjadi tepung tulang ikan bernilai gizi tinggi yang kaya kalsium. Pelatihan tersebut bertujuan menciptakan produk olahan ikan yang lebih berkualitas, tahan lama, bervariasi, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Melalui kegiatan ini, ibu rumah tangga diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah hasil tangkapan ikan agar tidak hanya dikonsumsi secara tradisional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk inovatif yang berpotensi dipasarkan. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong pemanfaatan limbah tulang ikan yang selama ini kerap terbuang menjadi produk bernilai ekonomi.
Murmayani selaku ketua tim pelaksana menjelaskan, pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk mentransfer ilmu dan teknologi kepada masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar mampu menghasilkan produk olahan ikan yang memiliki daya saing pasar.
“Kegiatan ini bertujuan agar ibu rumah tangga tidak hanya sekadar mengolah ikan secara tradisional, tetapi juga mampu menciptakan produk inovatif yang memiliki nilai jual dan manfaat kesehatan. Salah satunya melalui pemanfaatan tulang ikan menjadi tepung kaya kalsium,” ujar Murmayani.
![]() |
| doc; Pelaksanaan PKM di Assorajang |
Salah seorang peserta pelatihan, Suharti, mengaku senang dan berterima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim PKM Universitas Puangrimaggalatung. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat untuk diterapkan di rumah.
“Kami sangat senang dan berterima kasih dengan adanya pelatihan ini. Kami jadi tahu cara membuat ikan kering dengan berbagai rasa yang lebih menarik, serta mengolah tulang ikan yang biasanya terbuang menjadi tepung kaya kalsium,” ungkap Suharti.
Melalui pelatihan ini, Tim PKM Universitas Puangrimaggalatung berharap masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di Desa Assorajang, dapat lebih kreatif dalam mengolah hasil perikanan. Inovasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

