![]() |
| Doc; kegiatan danau sehat masyarakat sehat |
MimbarNews.Id, WAJO — Menjaga kesehatan Danau Tempe tidak selalu harus dimulai dari kawasan perairan. Langkah sederhana dari rumah, seperti memilah sampah dan menjaga kesehatan tubuh, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan dan masyarakat yang sehat.
Pesan tersebut menjadi semangat dalam kegiatan “Danau Sehat, Masyarakat Sehat” yang digelar Komunitas Danau Biru di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Kamis (27/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Danau Sedunia 2026.
Kegiatan ini menggabungkan dua hal yang saling berkaitan, yakni edukasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga serta pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan tekanan darah dan kadar gula darah bagi masyarakat pesisir Danau Tempe.
Ketua Komunitas Danau Biru, Harmin Adijaya Putri, mengatakan upaya menjaga Danau Tempe perlu dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan masyarakat setiap hari.
Menurutnya, persoalan sampah di lingkungan perairan tidak dapat dilepaskan dari pola pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
“Menjaga Danau Tempe tidak harus menunggu kita berada di tepi danau. Kita bisa memulainya dari rumah, salah satunya dengan memilah sampah sebelum dibuang,” ujar Harmin.
Ia menjelaskan, pemilahan sampah menjadi langkah sederhana yang memiliki dampak panjang. Sampah organik, anorganik, dan residu yang dikelola dengan baik dapat mengurangi sampah yang berpotensi masuk ke lingkungan perairan.
Bagi Komunitas Danau Biru, kebiasaan tersebut merupakan bagian dari prinsip “manusia sehat, perairan Danau Tempe juga sehat.”
“Ketika lingkungan kita bersih dan sehat, masyarakat juga mendapatkan manfaat. Karena itu, menjaga Danau Tempe sebenarnya adalah investasi untuk kehidupan masyarakat hari ini dan generasi yang akan datang,” katanya.
![]() |
| Doc; Pemeriksaan Kesehatan Gratis Masyarakat Pesisir Danau Tempe |
Kesehatan Masyarakat Jadi Modal Menjaga Lingkungan
Pesan tentang kesehatan lingkungan kemudian diperkuat melalui pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh Ruslang, seorang perawat sekaligus anggota Komunitas Danau Biru.
Warga mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan tekanan darah dan kadar gula darah secara gratis.
Ruslang mengatakan kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun keberdayaan masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya.
“Masyarakat yang sehat memiliki modal untuk beraktivitas, bekerja, dan ikut menjaga lingkungan. Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang berdaya,” jelasnya.
Menurutnya, pemeriksaan sederhana seperti tekanan darah dan gula darah dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.
Ia juga mendorong masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.
Dari Kebiasaan Kecil untuk Danau Tempe
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memperoleh pengetahuan mengenai pemilahan sampah, warga juga mendapatkan manfaat langsung melalui layanan pemeriksaan kesehatan.
Salah seorang warga bernama Nuraeni, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Komunitas Danau Biru yang telah menghadirkan kegiatan yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih karena kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami bisa belajar memilah sampah sekaligus memeriksa kesehatan secara gratis,” ungkapnya.
Komunitas Danau Biru berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Danau Sedunia. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan kepedulian terhadap kesehatan.
Bagi komunitas, menjaga Danau Tempe bukan hanya tentang menjaga air dan ekosistemnya, tetapi juga memastikan masyarakat yang hidup di sekitarnya dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan memiliki kesadaran untuk merawat sumber daya alamnya.
“Mari jaga danau, jaga kesehatan, dan jaga masa depan,” menjadi pesan yang ingin terus dibawa Komunitas Danau Biru melalui kegiatan tersebut.
Komunitas Danau Biru juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada CV Masegena Ininnawa Konsultan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

